Pemerintah diminta tak intervensi lelang MRT
filed in bisnis.com on Dec.27, 2008
JAKARTA: Pemerintah diminta segera mengumumkan secara resmi pemenang lelang proyek konsultan internasional desain dasar mass rapid transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Dukuh Atas.
Harun Al-Rasid S. Lubis, pakar transportasi ITB, mengatakan pengumuman itu untuk mempercepat proyek pembangunan MRT yang tertunda.
“Pemerintah harus mengumumkan secara resmi karena selama ini MRT tertunda akibat proses lelang konsultan internasional yang belum selesai,” katanya, kemarin.
Pernyataan itu, sekaligus mempertanyakan surat Menhub Jusman Syafii Djamal yang menyetujui Katahira sebagai peserta lelang proyek konsultan internasional MRT dengan peringkat teratas.
Menurut Harun, pemerintah dinilai lambat dalam mempercepat proyek MRT akibat terlambatnya pengumuman pemenang proses lelang konsultan internasional.
Proses lelang konsultan internasional itu digelar sejak tahun lalu. “Jadwalnya seharusnya sudah ada pemenangnya karena sudah hampir setahun.”
Harun tidak menampik kemungkinan ada intervensi dari berbagai pihak termasuk Menhub Jusman Syafii Djamal dalam proses lelang.
Namun, dia menyatakan sejauh ini intervensi dalam proses lelang proyek konsultan internasional MRT belum terbukti.
“Kalau ada intervensi mungkin saja tetapi secara hukum tidak dibenarkan,” papar Harun.
Harun juga menegaskan proses bisnis PT MRT dengan Pemda DKI secara terperinci belum lengkap dipayungi oleh Perda No. 3/ 2008 dan 4/2008.
“Pemda DKI sebaiknya menyiapkan proses bisnis MRT yang lebih rinci dalam Perda lainnya, utamanya menyangkut batas dukungan yang mungkin diberikan kepada PT MRT.”
Selain itu, PT MRT pada gilirannya harus mampu mengembangkan pendapatan selain dari pemasukan tiket. Untuk itu, proses pengembangan lahan di sepanjang koridor MRT harus menjadi kesatuan dengan penyelenggaraan MRT.
Dephub diketahui memilih perusahaan Jepang, Katahira & Engineers International, sebagai pemenang lelang proyek konsultan teknik desain dasar MRT senilai US$17 juta.
Oleh Hendra Wibawa
Source: Bisnis Indonesia

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.