Oktober, Dirut Definitif PT MRT Terbentuk
filed in MRT in the News, PT MRT Jakarta, beritajakarta.com on Jul.29, 2008
29-07-2008
Pembentukan recruitmen agency atau tim yang akan menyeleksi calon Direktur Utama (Dirut) PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta ditargetkan selesai pada pertengahan bulan Agustus mendatang. Proses recruitmen agency itu akan dilakukan melalui lelang yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Jadi tadi dalam RUPS, kita memutuskan untuk membentuk recruitment agency pembentukan direksi PT MRT Jakarta melalui kontes,” ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo usai RUPS PT Jakarta MRT di Balaikota, Selasa (29/7).
Pria kelahiran Jakarta 10 April 1948 itu menuturkan, Pemprov DKI Jakarta saat ini telah menentukan kriterianya. Namun, belum dapat dipublikasikan, karena masih perlu disempurnakan. “Saya sudah menentukan kriteria dari board of director yang akan kita pilih tapi kita belum dapat umumkan sekarang karena masih perlu disempurnakan,” jelasnya.
Ia berharap, Dirut PT MRT Jakarta yang terpilih melalui recruitmen agency tersebut harus bisa berkomunikasi dengan gubernur dan juga kepada Menteri Perhubungan RI. Artinya, dia harus bisa bersinergi dengan harapan Pemprov DKI Jakarta dan juga pemerintah pusat.
“Dia harus punya kemampuan itu. Selain itu, Dirut juga harus mampu berkomunikasi dengan nada yang sama kepada pemerintah Jepang serta punya kemampuan untuk berkoordinasi dengan kontraktor MRT karena kontraktornya adalah kontraktor internasional. Kontraktor utamanya bisa saja perusahaan asing meski nantinya sub kontraktornya berasal dari Indonesia,” katanya.
Sejauh ini, Fauzi mengungkapkan, pemegang tender pembangunan MRT tersebut belum bisa dipastikan. Sebab, belum dilakukan tender. “Jadi kita tidak tahu siapa nanti yang akan memenangkan tender proyek MRT ini. Untuk itu belum tentu pemenangnya perusahaan Jepang, Jerman, Korea, atau Cina yang menang,” ungkapnya.
Mantan Sekda DKI ini menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menyiapkan tim asistensi yang bertindak sebagai jembatan komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT MRT Jakarta tersebut. “Nantinya kalau direksinya berasal dari kalangan profesional maka tim asistensi itu yang menjadi jembatan antara Pemprov DKI dan PT MRT Jakarta,” tegasnya.
Dan jika semua tahapan tersebut dilewati, lanjut Fauzi, maka pada Oktober 2008 mendatang, PT MRT Jakarta sudah memiliki direksi definitif. “Itu terlaksana jika tidak terjadi keterlambatan-keterlambatan. Tapi kita berharap paling lambat akhir tahun ini sudah terbentuk direksi definitifnya,” ungkapnya. “Kita juga secara resmi akan mengundang Delhi Metro untuk menjadi bagian tim asistensi ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, pada tanggal 17 Juni lalu telah menetapkan Eddi Santosa menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama dan Nurfakih Wirawan sebagai Komisaris Utama PT MRT Jakarta.
PT MRT Jakarta adalah BUMD yang akan melaksanakan pembangunan MRT atau subway. Plt Dirut dan Komisaris PT MRT Jakarta tersebut akan menjabat selama empat bulan sampai terbentuk direksi tetap (definif).
Penandatanganan penetapan Plt Dirut dan Komisaris PT MRT Jakarta dilakukan Gubernur Fauzi Bowo, Selasa (17/6), di Ruang Rapim Balaikota dan disaksikan notaris Sutjipto, perwakilan JBIC, M Otawa dan perwakilan JICA Expert, S Utsubo, Dirut PD Pasar Jaya Uthand H Sitorus. “Direksi yang sementara ini diangkat selama empat bulan sampai terbentuk direksi tetap. Untuk komisaris tetap diangkat selama tiga tahun,” kata Sutjipto.
Penulis: wawan
Sumber: beritajakarta.com

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.