Berita & Update

Archive

  • Serunya Liburan Pintar bersama MRT Jakarta

    12 Mar , 2017

    “Di baju adik-adik ada gambar apa?”

    “Kereta!”

    “Namanya apa?”

    “MRT!”

    “Adik-adik kalau jalan-jalan naik apa?

    “Naik motor! Naik Mobil!”

    “Merasa paling kesal kalau apa?”

    “Kalau macet!

    “Nah, semoga pada 2019 nanti nggak macet lagi yaa!”

     

    Percakapan santai nan akrab tersebut terjadi antara Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Agung Wicaksono, dengan sekitar 100 anak usia prasekolah dan sekolah dasar di depan pintu masuk Pusat Peraga IPTEK Taman Mini Indonesia Indah pada Sabtu (11/3) pagi kemarin. Kehadiran anak-anak yang didampingi para guru dan orang tua tersebut dalam rangka mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) PT MRT Jakarta yang diberi tajuk “Liburan Pintar bersama MRT Jakarta”.

    Dalam acara ini PT MRT Jakarta mengajak rombongan anak-anak dan pendamping yang berasal dari wilayah seputar Cipete Selatan dan Gandaria Selatan mengunjungi tiga wahana, yaitu Pusat Peragaan IPTEK, Museum Transportasi, dan Dunia Air Tawar. Ternyata, banyak dari mereka yang baru pertama kali masuk ke tiga wahana di TMII itu. Siti Chairiah, salah seorang pendamping peserta, mengakuinya. “Ini baru pertama ke sini,” ujar Ibunda dari Naila Azizah, Siswi SD 05 Pagi Cipete Selatan, sambil mengulum tawa. Hal serupa disampaikan Fatih Hidrisi Hakim, 4 tahun, dan Nazila Sabila Putri, 5 tahun. Keduanya adalah murid PAUD 156 Gandaria Selatan.

    Triastui, Ibunda dari Nazila, menambahkan bahwa meskipun saat ini pengerjaan konstruksi MRT Jakarta menimbulkan kemacetan, namun ia menaruh harapan besar terhadap keberadaannya. “Saya berharap ini (pekerjaan MRT) cepat kelar, biar ada yang bagus transportasinya,” ujarnya di sela-sela keriuhan acara.

    Ikut dalam rombongan tersebut, Sekretaris PKK Kelurahan Gandaria Selatan, Maryani. “Saya sangat senang dengan konsep acara ini. Harapan saya ke depannya, MRT bisa mengurangi kemacetan,” ujar ia sembari membantu pendamping dari rombongan PAUD 156 mengatur barisan anak-anak. 

    Secara bergantian, rombongan memasuki tiga wahana edukatif kelolaan TMII tersebut. Anak-anak peserta tampak bersemangat dan tak pernah lelah menjajal seluruh fasilitas yang tersedia. Bahkan, mereka tetap ceria dan antusias mengikuti selingan games yang dipandu kakak-kakak yang terdiri dari sejumlah staf PT MRT Jakarta.

    Kegiatan berakhir sekitar pukul empat sore. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah, bersyukur niatan pihaknya hari itu berjalan sesuai rencana. “Kami ingin liburan anak-anak bernilai lebih, tidak hanya jalan-jalan.” Beliau menyampaikan pula bahwa program CSR ini merupakan program sinergi tiga unit kerja PT MRT Jakarta (Human Resource Management Department, General Affairs Management Department, dan Corporate Secretary Division) dan sedianya akan dilakukan setidaknya dua kali setiap tahun dengan melihat topik dan format yang sesuai.

    Pada proyek Fase 1 ini, jalur MRT dimulai dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Terdapat setidaknya 13 stasiun, yang terdiri dari tujuh stasiun layang dan enam stasiun bawah tanah. Hingga akhir Februari, pengerjaan stasiun layang telah mencapai 50,71% dan stasiun bawah tanah mencapai 83,27%. MRT ditargetkan beroperasi pada Maret 2019. [NAS/CP]